profil

Selasa, 24 Mei 2011

lelaki itu??

udah lama banget gak denger seorang laki-laki berbicara seperti pria,, benar-benar tegas dan bijaksana, setiap kata yang keluar dr mulutnya menambah pengetahuan, bagaimana mesti bersikap untuk jadi yang lebih baik. Kata-kata itu sederhana tapi menyentuh, sekali lagi tuh bukan sebuah rayuan, tapi kata-kata yang lebih bermakna.

dan sayangnya tuh bukan kekasih ku yang berbicara, y mungkin dia lum punya pemikiran dewasa untuk berbicara seperti itu, tetapi lelaki tuh umurnya juga ga jauh beda dari aq ataupun dia, ya cuma beda setahun. aq bukannya ingin memandingan dengan kekasih ku, semua orang pasti ada plus minusnya. Tapi tuh sosok lelaki yang bisa menemani kita dimasa depan, seseorang yang bisa menuntun kita.

yups tuh cuma sebatas rasa kagum,, kurasa para wanita harus bisa selektif dlm memilih pedamping hidup, bukan sekedar tampan atau kaya, tapi dia harus punya cara bijaksana dlm mengatasi masalah atau punya rasa tanggung yang besar. Semua butuh proses, kurasa kekasih ku juga pola pikir seperti itu,, aq harap :). Sekarang saja dia udah mulai sadar kuliah no 1, malah aq yang males skrg,, hehehe

Minggu, 22 Mei 2011

mengasihi sesama

menyenangkan rasanya bisa berbagi dengan sesama,, bs memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang lain, tapi kebanyakkan orang memanfaatkan moment tersebut untuk dipublikasikan. Berharap semua orang menganggapnya seorang yang dermawan, baik hati, dan pemurah. Lucu rasanya kalau yg mereka lakukan seperti itu, mereka membantu yang tak mereka kenal. Seharusnya mereka melihat saudara terdekatnya dulu.

Padahal saudara dekat masih butuh pertolongan, tapi dia lebih suka membantu orang lain, aktivis kegiatan sosial. Kurasa dia melakukan semua cuma ingin dipandang sebagai orang baik menurut semua orang, pdhl kenyataan ya tidak. Pasti orang-orang itu tidak percaya kalau mereka seperti itu kepada saudaranya.

mungkin pepatah itu benar "saudara seperti orang lain, orang lain malah seperti saudara", kalau mereka berbicara pasti mereka menyangkal, mana ada seseorang yang mau disalahkan. Dan mereka juga membantu demi mendapat keuntungan, misalnya seperti orang tersebut kaya, pasti lebih senang dan rela membagi waktunya untuk orang tersebut.

saat seseorang yang sadar dengan tingkah laku mereka dengan berbicara "ahh dia cuma baik dengan orang lain", dia marah, kesal terhadap orang itu. Aneh rasa, mereka tidak mau mengakui tingkah laku mereka sendiri.

Ya mungkin diluar sana masih banyak orang-orang yang ikhlas dan baik hati,, tapi semakin kesini semua orang hanya suka mencari keuntungan

Selasa, 08 Maret 2011

Ditemukan, Planet Mirip Bumi Tapi Super Panas

Planet itu tidak layak huni, karena terlalu panas, bersuhu sekitar 1482 derajat celcius

Selasa, 11 Januari 2011, 09:39 WIB

VIVAnews - Teleskop luar angkasa AS menemukan sebuah planet yang terletak di luar tata surya. Planet itu tampak berbatu-batu, mirip dengan Bumi.

Demikian ungkap Badan Antariksa AS (NASA), seperti yang dikutip kantor berita Associated Press. Planet itu dinamakan Kepler 10-b, mengikuti nama teleskop NASA yang memantaunya.

Namun, planet itu tidak layak huni, karena terlalu panas. Menurut NASA, suhu di salah satu sisi planet itu sebesar 2.700 derajat Fahrenheit, atau sekitar 1.482 derajat Celcius.

Astronom NASA, Natalie Batalha, mengatakan bahwa planet itu berukuran 1,4 kali lebih besar dan memiliki massa 4,5 lebih padat dari Bumi. Kepler 10-b mengorbit di suatu bintang mirip matahari dan berjarak 560 tahun cahaya, atau sekitar 9,4 triliun kilometer.

Black Hole Terbesar di Alam Semesta Ditemukan

Saking besarnya, lubang tersebut konon mampu menelan Bumi beserta seluruh isi tata surya.

Senin, 17 Januari 2011, 00:09 WIB

VIVAnews - Black hole atau lubang hitam terbesar di alam semesta telah ditemukan dengan berat 6,8 miliar kali massa Matahari. Saking besarnya, lubang tersebut konon mampu menelan Bumi beserta seluruh isi tata surya.

Dengan ukuran cakrawala sebesar itu, diperkirakan seluruh isi tata surya tidak bisa melarikan diri dari tepi ini, termasuk cahaya sekali pun. Sebagai perbandingan, besarnya bisa mencapai empat kali lipat orbit planet Neptunus.

Lubang hitam itu terletak di M87. Sejauh ini, ia adalah galaksi terbesar yang terdekat dengan galaksi Bima Sakti. Jaraknya diperkirakan kurang lebih 50 juta tahun cahaya dari Bumi dan masih belum diketahui kapan 'monster' ini lahir.

Menilik ukurannya yang sangat raksasa, sejumlah ilmuwan menganggap lubang itu tercipta karena ratusan lubang hitam yang bergabung menjadi satu di masa lalu.

"Ia bisa menelan sistem tata surya kita," kata Karl Gebhardt, seorang ilmuwan asal University of Texas, Austin-AS, seperti dikutip dari All Voices, Minggu 16 Januari 2011.

Sebuah teleskop khusus di Hawaii digunakan oleh para ilmuwan untuk mengamati obyek yang diperkirakan memiliki berat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Dengan teleskop tersebut, Gebhardt dan timnya mampu mengamati obyek luar angkasa hingga kejauhan 500 km.

"Dan, lubang hitam raksasa ini adalah lubang hitam termasif dan terakurat yang pernah kami temukan," kata Astronom George Djorgovski dari California Institute of Technology di Pasadena.

Peneliti NASA Temukan Bukti Alien di Meteor

"Hal yang menarik adalah, fosil-fosil itu bentuknya mudah dikenali," kata Hoover.

Minggu, 6 Maret 2011, 19:16 WIB

VIVAnews - Ilmuwan NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat), Richard B Hoover, menunjukkan bukti adanya makhluk hidup dalam meteorit. Peneliti dari Pusat Penerbangan Marshall NASA itu mengklaim bahwa ia dan timnya menemukan bukti makhluk hidup berupa fosil bakteri langka, yang hidup di dalam bongkahan batu dari luar angkasa itu.

Seperti dilansir CBSNews.com, Minggu 6 Maret 2011, Hoover menuliskan bukti itu dalam jurnal terbaru, Journal of Cosmogoly edisi Maret 2011. Hoover berpendapat bahwa hasil uji pada koleksi sembilan meteorit yang dinamakan CI1 Meteorit Carbonaceous, itu menunjukkan bahwa ada bakteri yang berasal dari daerah asal meteor.

"Filamen kompleks yang ditemukan di dalam meteorit CI1 Carbonaceous menunjukkan ada mikrofosil bakteri 'pribumi' dari cyanobacteria," kata Hoover dalam tulisannya.

Cyanobacteria merupakan bakteri biru-hijau yang masuk golongan bakteri autotrof fotosintetik. Dia dapat menghasilkan makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari secara kimia.

Menurut Hoover, materi yang ditemukan yang dideteksi sebagai cyanobacteria itu kemungkinan besar menunjukkan adanya kehidupan mahkluk hidup di luar bumi. Dan Hoover tidak menampik bahwa itu adalah kesimpulan akhir dari penelitiannya.

Sontak saja kesimpulan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan ilmuwan. Tetapi, kesimpulan Hoover ini memperkuat bukti adanya kehidupan di luar bumi. Setelah sebelumnya sejumlah ahli menegaskan bahwa ada unsur air dalam meteorit.

Sementara, News.com.au menulis, penelitian yang dilakukan Hoover ini hanya melalui proses yang sangat sederhana. Batu meteor itu disimpan dalam tempat yang steril sebelum diuji. Pengujian dilakukan dengan alat-alat standar peneliti: mikroskop elektron dan emisi elektron mikroskop.

Hasilnya, Hoover menemukan mikroogranisme yang jenisnya tidak jauh berbeda dengan salah satu jenis bakteri biasa yang ada di bumi. "Hal yang menarik adalah, fosil-fosil itu bentuknya mudah dikenali dan jenisnya sangat dekat dengan yang ada di bumi," kata Hoover.

CFC Mulai Ditinggalkan, Bumi Terselamatkan

Sebagian besar lapisan ozon di bumi akan kembali normal pada pertengahan abad.

Sabtu, 16 Oktober 2010, 19:25 WIB

VIVAnews - Apakah Anda ingat CFC atau chlorofluorocarbon? Ya, bahan kimia yang merupakan gabungan dari tiga senyawa organik, yaitu karbon, khlor, floor. Ia sering dipakai untuk kaleng aerosol, nampan hamburger yang menyerupai aluminium, kulkas, dan barang-barang sejenis yang ternyata dapat merusak kehidupan bumi.

Benar, CFC mulai ditinggalkan beberapa tahun belakangan ini karena terbukti dapat menyebabkan kerusakan vital lapisan ozon dengan menyerang lapisan statosfer.

Jika Anda mencari benda-benda berbahan dasar CFC dewasa ini agak sulit. Ia sudah lama berlalu dari kehidupan manusia. Bahan tersebut dilarang pakai di sebagian besar negara industri sejak munculnya perjanjian internasional pada pertengahan 1990.
Kebijakan tersebut kemudian diikuti oleh negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

CFC adalah bahan kimia yang sulit terurai dan berumur panjang. Sama halnya dengan plastik, mereka tetap berada di sekitar kita dan terus memperburuk atmosfer. Pada kebanyakan produk, CFC telah digantikan posisinya oleh HCFC, zat serupa CFC yang juga terbuat dari air. Dikenal pula dengan sebutan freon.

Tetapi, kabar baiknya, keadaan itu hari ini jauh lebih baik. Lembaga ilmiah internasional yang beranggotakan sekitar 300 ilmuwan senior, Scientific Assessment of Ozone Depletion, melaporkan untuk pertama kalinya pada musim gugur tahun ini kandungan CFC12 di lapisan ozon menurun.

Laporan tersebut menegaskan, sebagian besar lapisan ozon yang ada di bumi akan kembali ke normal pada pertengahan abad, sekitar tahun 2050. Kecuali, lubang yang terbuka di Antartika. Bukan tak mungkin, tapi sulit untuk kembali ke normal karena memakan waktu yang lebih lama.

Berita baik ini tak cuma baik bagi kesehatan manusia, tetapi juga perlawanan pada isu pemanasan global. Seperti angin surga di tengah-tengah buntunya negosiasi iklim internasional.

Ozon, zat berwarna kebiru-biruan dan terbentuk dari oksigen, memiliki pertahanan yang rapuh. Anehnya, meski tidak kuat ia bekerja sungguh efektif. Tersebar ke seluruh bumi 21 mil di bawah laposan statosfer, ozon melindungi seluruh makhluk hidup di bumi dari radiasi ultraviolet berbahaya yang dikirim matahari.

Prediksi Pemanasan Global Terbukti

Bencana alam di Pakistan, China, dan Rusia adalah tiga bukti pertama.

Jum'at, 13 Agustus 2010, 06:46 WIB

VIVAnews - Bencana alam yang melanda Pakistan, China, Rusia dan melelehnya es di Arktik sesuai dengan prediksi the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) beberapa tahun lalu. Pakistan dilanda hujan terus-menerus sehingga banjir, sementara Rusia mengalami cuaca paling panas dalam 1.000 tahun.

Kejadian-kejadian sepanjang Juli sampai Agustus 2010 ini telah diprediksi ilmuwan cuaca, meski mereka malu-malu menyebutnya, sebagai bukti pemanasan global telah berlangsung. Mereka sekarang sedang berupaya mencari cara memprediksi cuaca ekstrem ini.

Agustus ini, mereka mulai menggelar rapat yang disponsori Perserikatan Bangsa-bangsa, Amerika Serikat dan Inggris. "Tak ada waktu terbuang lagi karena rakyat harus disiapkan menghadapi pemanasan global," kata Peter Scott, klimatolog pemerintah Inggris.

IPPC pada 2007 telah memprediksi peningkatan temperatur akan menghasilkan gelombang panas dan hujan yang intens. Dalam laporan 2007 yang menghasilkan penghargaan Nobel, IPPC melaporkan "telah diamati" sebuah peningkatan gelombang panas sejak 1950.

Sementara ilmuwan the Goddard Institute of Space Studies NASA, Gavin Schmidt, di New York, menyatakan pendekatan yang tepat adalah "lebih banyak ekstrem panas dan sedikit ekstrem dingin."

Berikut perbandingan fakta dengan prediksi:

Rusia

Untuk pertama kalinya suhu Moskow mencapai 37,8 derajat Celcius. Panas membuat kebakaran hutan dan mengeringkan lahan gambut, sehingga menyelimuti Rusia dengan kabut asap beracun. Kematian meningkat menjadi 700 jiwa per hari.

Tahun 2007, laporan IPCC memprediksi bencana kekeringan di Rusia meningkat dua kali dan melihat kemungkinan kebakaran selama bertahun-tahun. Rusia juga disebut akan kehilangan hasil pertanian.

Pakistan

Hujan lebat terus-menerus selama 36 jam membuat sungai Indus di Pakistan meluap. Diperkirakan 14 juta rakyat Pakistan kena dampak banjir. Pemerintah Pakistan menyebutnya bencana terburuk dalam sejarah bangsa itu.

Tahun 2007, laporan IPPC menyatakan hujan lebih lebat selama 40 tahun di utara Pakistan dan memprediksi banjir dahsyat akan melanda bagian selatan Asia ini.

China

Negara berpopulasi terbesar di dunia ini mengalami banjir terburuk sedekade, terutama di provinsi di barat laut, Gansu.
Banjir dan longsor menewaskan 1.117 orang dan membuat 600 orang hilang.

Tahun 2007, laporan IPPC menyatakan hujan meningkat di barat laut China 33 persen dibanding 1961. Banjir di seluruh negeri meningkat tujuh kali dibanding 1950. Dan banjir akan sering terjadi di abad ini.

Arktik

Sebuah bongkahan es seluas 260 kilometer persegi telah mengapung di barat laut Greenland. Bongkahan es ini adalah yang terbesar tercatat dalam sejarah memisahkan diri dari Arktik.

Es yang mencair ini menyebabkan kenaikan permukaan lau di seluruh dunia, sebagai akibat dari ekspansi cuaca panas ke kawasan kutub. Kenaikan muka laut adalah 3,4 milimeter per dekade, dua kali lipat angka di abad 20